Neraca
Bank Sentral
Kegiatan bank sentral di dalam perumusan
dan pelaksanaan kebijakan moneter tercermin pada bentuk umum neraca
yang disusun. Secara singkat pos-pos atau rekening utama pada neraca
bank sentral adalah sebagai berikut :
- Kekayaan (Assets)
- Cadangan, yang meliputi :
- Sertifikat Emas
- Special Drawing Rights (SDR)
- Valuta Asing
- Pinjaman yang diberikan (loans), terutama kepada bank umum.
- Surat berharga (sebagian besar adalah surat berharga milik pemerintah).
- Kekayaan lain-lain, dapat berupa tanah, gedung atau peralatan-peralatan,
- Hutang (Liabilities)
- Uang kertas
- Deposito, yang merupakan bagian terbesar adalah deposito bank umum.
- Surplus diperoleh dari : bunga surat berharga yang ditahan, bunga pinjaman yang diberikan dan dari kegiatan lain.
- Lain-lain (misalnya: pengeluaran yang belum dibayar).
Dari uraian di atas jelas tampak bahwa
pada dasarnya kekayaan bank sentral diperoleh dengan menciptakan
hutang terhadap dirinya sendiri. Seperti pada contoh pembelian surat
berharga, kekayaan yang berupa surat berharga ini dapat diperoleh
dengan menciptakan hutang berupa deposito bank umum
sumber : http://rifkyandriyanto.blogspot.co.id/2013/04/fungsi-dan-peran-bank-sentral.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar